Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label indonesia. Tampilkan semua postingan
Jumat, 27 Maret 2020
Review Durian Bawor. Durian Unggulan Asli Banyumas
Maret 27, 2020
![]() |
| Daging Durian Bawor yang sangat tebal |
Indonesia merupakan penghasil durian terkenal di dunia.
Varietasnya beragam dan kaya dengan cita rasanya yang unik antara satu sama
lain. Durian – durian lokal ini tersebar di beberapa daerah di Indonesia.
Jenisnya durian lokal ini mencapai ratusan varietas, di antaranya adalah DurianBawor asal Banyumas..
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banyumas, Widarso mengungkapkan
buah yang dijuluki sebagai “King of Fruit” atau rajanya buah ini
digadang-gadang menjadi pesaing Durian Monthong karena memiliki kemiripan.
Karena itu, dia menjamin durian di wilayahnya mengungguli rasa durian manapun
karena memiliki keunggulan rasa dihasilkan dari mengutamakan bibit unggul.
Penyuluh Kecamatan Kemranjen, Nasipan menuturkan besarnya harga
durian Bawor ditentukan dari ukuran berat. Satu kilo durian pada musim panen
dihargai rata-rata Rp 50 ribu, sementara berat rata-ratanya 3 kg per buah.
“Artinya, tergambar keuntungan para petani apabila puncak tanam
di usia 5 tahun, satu pohon dapat menghasilkan 80 hingga 100 buah. Tak heran
banyak penduduk kecamatan Kemranjen lebih memilih menjadi petani durian,”
tuturnya.
“Selain menjual buah, kami juga menjual bibitnya. Harga berkisar
Rp 5000 hingga Rp 2 juta per pohon,” sambungnya.
Dirjen Hortikultura Suwandi yang turut menyaksikan areal
pembibitan dan budidaya Durian Bawor mengajak siapa pun yang berkunjung ke
Banyumas untuk mencicipi kelezatan buah asli Indonesia ini. Dengan begitu,
masyarakat semakin menyadari kehebatan dan cinta terhadap buah lokal.
“Banyumas terkenal duriannya. Rasanya enak tenan. Durian lokal
kita beragam varietasnya dan banyak sebarannya. Khusus di Banyumas ada Kromo
Banyumas. Sayang kalau mampir tapi tidak mencicipi, bisa rugi. Mampir ke sini
di Nopember, Desember, Januari. Durian lokal kita bagus. Mari cintai buah
lokal,’ ujarnya.
Perlu diketahui, Banyumas sendiri memiliki varietas yang mirip
Monthong. Masyarakat menamainya dengan sebutan Kromo Banyumas. Varietas yang
sudah dilepas oleh Kementerian Pertanian inilah ‘Monthong’ nya Banyumas. Oleh
masyarakat Banyumas, Kromo Banyumas memiliki cita rasa lebih kuat dari Durian
Monthong aslinya.
Penamaan Bawor sendiri pada Durian Banyumas sendiri merupakan
singkatan. Bawor diambil dari kata ‘batang yang diowor-owor’. Dikarenakan
batang akar yang bercabang dan merupakan perpaduan beberapa varietas. Ada pohon
yang terdiri dari 3 akar batang, ada juga yang terdiri dari 4 batang.
Tergantung mau menyilangkan berapa varietas di dalam satu pohon.
Durian Bawor sudah mulai berbuah di usia 3 tahun dan dalam satu
tahun bisa panen sebanyak 3 kali. Durian Bawor sendiri juga memiliki beragam
macam. Ada yang berkaki 2,3 bahkan lebih dari 4 tergantung berapa varietas yang
disilangkan, sesuai dengan kehendak cita rasa yang diinginkan. Beratnya per
buah rata – rata 3 kg hingga 5 kg bahkan lebih.
![]() |
| Durian Bawor ketika ditimbang.hampir mencapai 5 kg |
Durian kebanggaan Banyumas ini utamanya dikembangkan di
Kecamatan Kemranjen ini merupakan lambang kebangkitan durian kawasan Banyumas.
Pohon durian tampak tumbuh di setiap pekarangan warga.
Soal rasa, durian ini jelas memiliki keunggulan sebanding dengan
durian lokal lainnya. Dagingnya tebal dan aromanya kuat. Durian Bhineka
Bawor dikenal karena memiliki kulit yang tipis, berbiji kecil, berbuah tebal
dengan rasa yang nikmat. Rasanya, legit, manis, sekaligus bercampur sedikit
pahit. Rasa semu pahit ini, bagi sebagian penikmat durian, adalah puncak cita
rasa durian.
Buah ini mengalami puncak panen pada Januari dan Februari.
Ketika memasuki masa panen, durian – durian ini ditemukan para penjual di
pinggir jalan. Begitu pula di Kecamatan Kemranjen yang kini kesohor sebagai
pusat durian sekaligus pusat pembibitan durian berkualitas. Tak hanya Durian
Bawor saja, petani juga mengmbangkan durian lokal lain seperti Durian Cani,
Matahari, Pelangi, Serombut, Petruk dan sebagainya dan berbagai varietas silang
lainnya.
Rabu, 11 Maret 2020
5 Manfaat Kulit Durian yang Jarang diketahui
Maret 11, 2020
Durian adalah raja buah yang disukai oleh
banyak orang dari berbagai kalangan. Aromanya yang sedap dan dagingnya
yang enak membuat orang ketagihan memakannya. Namun sayangnya, banyak orang
yang menikmati buah durian langsung membuang kulitnya.
Alih-alih dibuang menjadi limbah, kulit
dan biji durian ternyata bernilai tinggi dan kaya manfaat.Kandungan di dalam
buah durian terdapat kandungan protein, air, serat, lemak dan energi sebanyak
520 kkal dalam 100 gram buahnya.
Tak hanya itu saja, buah durian juga
mengandung mineral dan vitamin. Salah satunya memiliki kandungan vitamin C yang
begitu tinggi.Tak hanya buahnya, daun, biji, akar hingga kulitnya memiliki
manfaat yang baik untuk kesehatan.
Siapa sangka kulitnya yang keras dan berduri mengandung manfaat yang tinggi. Di dalam kulit durian memiliki kandungan lignin sebanyak 5%, selulose sebanyak 50 hingga 60% serta kandungan patinya sebesar 5%. Kandungan di dalamnya itu sangat baik untuk kesehatan.Supaya tidak ada yang terbuang maka harus tau manfaat dari kulit durian yang banyak orang lain belum mengetahuinya, yaitu :
1) Menghilangkan Aroma Bau Durian
Saat mengonsumsi durian aroma diawal tak
ada masalah dengan baunya, namun lama kelamaan aroma bau menyengatnya semakin
terasa di mulut.
Banyak orang menjadi tidak percaya diri
saat berbicara dengan orang lain karena aroma bau yang keluar dari mulut sulit
dihilangkan dengan cepat.
Namun sekarang tidak perlu khawatir karena
bisa diatasi dengan kulit durian itu sendiri yaitu caranya, tuangkan air pada
bagian dalam kulit yang cekung lalu gunakan air tersebut untuk berkumur atau
langsung diminum.
2) Pektin Durian Untuk Struktur Lengket Pada Makanan
Pektin adalah kebutuhan manusia yang
secara alami diperoleh dari makanan terutama buah dan sayur. Sebagian besar
buah-buahan seperti jeruk dan apel mengandung kadar pektin tinggi.
Yang dimanfaatkan untuk mempertahankan
struktur lengket pada selai dan agar-agar, atau sebagai perekat untuk kebutuhan
medis.
Pektin dari kulit durian juga bisa
dimanfaatkan yaitu dengan cara duri-durinya perlu dipotong, lalu ditumbuk dan
diparut untuk menghasilkan bubuk selulosa. Setelah menjadi bubuk baru bisa
digunakan untuk membuat lembaran bahan biodegradasi.
Bahannya digambarkan mengkilap dan sedikit keruh,
serta bisa terdegradasi dalam waktu satu bulan saat diletakkan di tanah. Jika
diperlukan, pewarnaan bahan bisa diubah dengan memasukkan warna ke dalam
selulosa.
3) Mengurangi Jerawat
Kulit durian juga bisa dijadikan sebagai
bahan kecantikan untuk menghilangkan jerawat. Pasalnya, kulit durian berfungsi
sebagai anti bakteri yang sangat berguna untuk menyembuhkan jerawat yang
meradang dan sekaligus mengempeskan jerawat.
Cara menggunakan cukup mudah, kamu harus
membakar hingga hangus, kemudian menumbuknya hingga menjadi abu. Setelah itu
kamu tinggal usapkan abu durian tersebut di area yang berjerawat. Jika
jerawatmu banyak, kamu bisa menggunakan sebagai masker.
4) Mengurangi Sakit Ketika Haid
Sakit atau nyeri pada haid memang tidak
semua dialami semua wanita. Untuk wanita yang sering mengalami sakit dan nyeri
bisa menggunakan kulit durian untuk meredakannya.
Dengan cara yang mudah dan aman bagi tubuh
wanita karena ini merupakan cara alami, yakni dengan melumat bagian dalam kulit
durian lalu menggunakannya sebagai param perut.
Setelah rasa sakit yang kamu rasakan
mereda, kemudian mandilah dengan air hangat agar lebih rileks. Cara ini
dianggap sangat ampuh dan aman, jika dibandingkan dengan mengkonsumsi obat
nyeri saat haid.
5) Mengusir Nyamuk
Denga memanfaatkan kulit durian untuk
mengusir nyamuk yang dapat menyebabkan penyakit bagi manusia.
Cara mengusirnya dengan membakan kulit
durian sekitar perkarangan ruma, abu dan aroma yang dihasilkan dari pembakaran
kulit durian
Itulah yang tidak disukai oleh berbagai
jenis seranga, seperti nyamuk dan lalat. Sehingga dengan memanfaatkan kulit
durian dapat mengurangi penyakit demam berdarah.
Langganan:
Postingan (Atom)



